Langsung ke konten utama

Mengenal penyerbukan

Telah kita ketahui bahwa peristiwa penyerbukan terjadi jika
serbuk sari menempel di kepala putik. Saat penyerbukan, kepala putik
berfungsi sebagai penerima serbuk sari. Kemudian, serbuk sari
disalurkan ke bakal biji oleh tangkai putik. Setelah serbuk sari dan
bakal biji bertemu, bakal biji berkembang menjadi biji. Biji inilah yang
kemudian dapat tumbuh menjadi individu baru.
Cara penyerbukan berdasarkan asal putik dan serbuk sarinya
dapat dikelompokan menjadi empat cara, yaitu: penyerbukan sendiri,
penyerbukan tetangga, penyerbukan silang, dan penyerbukan bastar.
a.    Penyerbukan Sendiri
Penyerbukan sendiri terjadi jika serbuk sari dan putik berasal
dari satu bunga. Penyerbukan ini terjadi pada bunga sempurna,
misalnya: tumbuhan kacang tanah, jambu, atau mangga.

penyerbukan sendiri


b.    Penyerbukan Tetangga
Penyerbukan tetangga terjadi jika serbuk sari dan putik berasal
dari bunga yang berlainan, tetapi masih berada dalam satu tumbuhan,
misalnya: penyerbukan pada tumbuhan jeruk dan rambutan.

penyerbukan tetangga



c.    Penyerbukan Silang
Penyerbukan silang terjadi apabila serbuk sari dari suatu
tumbuhan jatuh pada kepala putik bunga tumbuhan lainnya yang
sejenis, contohnya pada tanaman padi dan jagung.

penyerbukan silang


d.    Penyerbukan Bastar
Penyerbukan bastar terjadi apabila serbuk sari suatu bunga jatuh
ke putik bunga tumbuhan lain yang berbeda varietasnya. Tujuannya
adalah untuk menggabungkan sifat yang dikehendaki dari dua jenis
tumbuhan dalam satu tumbuhan.
penyerbukan bastar


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Langkah-Langkah Efektif Menyusun PTK di Sekolah Dasar: Dari Refleksi Menuju Perubahan Nyata

  1. Pendahuluan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan salah satu bentuk penelitian yang dilakukan oleh guru di kelasnya sendiri dengan tujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan praktik pembelajaran. Menurut Kemmis dan McTaggart (1988), PTK adalah “a form of self-reflective inquiry undertaken by participants in order to improve the rationality and justice of their own educational practices” . Artinya, guru tidak hanya menjadi pengajar tetapi juga peneliti yang merefleksikan praktiknya agar pembelajaran menjadi lebih efektif dan bermakna bagi siswa. 2. Identifikasi Masalah Langkah awal dalam menyusun PTK adalah mengidentifikasi masalah yang muncul di kelas. Masalah tersebut biasanya berupa kesulitan belajar siswa, rendahnya motivasi, atau metode pembelajaran yang kurang efektif. Arikunto (2019) menjelaskan bahwa “masalah dalam PTK harus bersumber dari pengalaman nyata guru dalam proses pembelajaran dan dapat dipecahkan melalui tindakan yang dirancang secara sistematis.” Denga...

Penelitian Kuantitatif: Pendekatan, Ciri, dan Penerapannya dalam Dunia Pendidikan

 Penelitian kuantitatif merupakan pendekatan ilmiah yang digunakan untuk mengkaji fenomena dengan cara mengukur dan menganalisis data numerik. Menurut Sugiyono (2019), penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, dengan pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, serta analisis data bersifat statistik. Pendekatan ini menekankan objektivitas dan generalisasi hasil penelitian terhadap populasi yang lebih luas. Pendekatan kuantitatif berangkat dari paradigma positivistik yang menempatkan realitas sebagai sesuatu yang dapat diukur secara empiris dan terukur. Creswell (2014) menjelaskan bahwa penelitian kuantitatif digunakan untuk menguji teori dengan cara meneliti hubungan antarvariabel yang dapat diukur menggunakan instrumen dan dianalisis dengan prosedur statistik. Dengan demikian, peneliti kuantitatif berusaha menemukan hukum-hukum umum yang berlaku secara luas melalu...

Strategi Sekolah dalam Mendukung Kesehatan Mental Siswa

  Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam perkembangan anak dan remaja, terutama di lingkungan sekolah. Sekolah tidak hanya berperan sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter dan kesejahteraan psikologis siswa. Menurut World Health Organization (WHO, 2020), kesehatan mental adalah kondisi kesejahteraan di mana individu menyadari kemampuan dirinya, dapat mengatasi tekanan hidup secara wajar, bekerja secara produktif, serta mampu berkontribusi bagi lingkungannya. Dalam konteks pendidikan, kesehatan mental menjadi faktor kunci bagi keberhasilan belajar dan pembentukan kepribadian siswa. Salah satu strategi utama sekolah dalam mendukung kesehatan mental siswa adalah menciptakan iklim sekolah yang positif dan suportif . Iklim sekolah yang aman, ramah, dan penuh penerimaan dapat mengurangi tingkat stres dan kecemasan siswa. Cohen et al. (2009) menyatakan bahwa iklim sekolah yang positif meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses be...