Langsung ke konten utama

Energi Listrik

Materi Muatan pelajaran IPA kelas 4 
Kompetensi dasar 
3.5 Mengidentifikasi berbagai sumber energi, perubahan bentuk energi dan sumber energi alternatif (angin, air, matahari, panas bumi, bahan bakar organik, nuklir) dalam kehidupan sehari hari.

ENERGI LISTRIK

Air memiliki manfaat yang sangat besar bagi kehidupan manusia dalam berbagai bidang. Bahkan tubuh manusia sendiri membutuhkan cairan yang cukup untuk melakukan berbagai aktivitas. tanpa air, makhluk hidup tidak akan bertahan dalam waktu yang lama.
Selain sebagai sumber kehidupan, air juga merupakan salah satu sumber energi yang ada di bumi. energi air dimanfaatkan untuk menggerakkan kincir air
Gerakan kincir air tersebut dimanfaatkan untuk :
1. Mesin penggiling gandum
2. Mesin pemintal benang
3. Mesin gergaji kayu
4. turbin air



Air sebagai pembangkit listrik tenaga air
Salah satu manfaat energi air adalah sebagai Pembangkkt Listrik Tenaga Air (PLTA). PLTA merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. Beberapa contooh PLTA di Indonesia :
1. PLTA sigura gura (Sumatra Uata)
2. PLTA Jatiluhur (Jawa barat)
3. PLTA Gajah Mungkur (Jawa Tengah)
4. PLTA Riam Kanan ( Kalimantan Selatan)
5. PLTA Tanggari (Sulawesi Selatan)

CARA KERJA PLTA
Aliran air sungai yang ditampung di waduk untuk memutar turbin. Putaran turbin tersebut mengaktifkan generator. generator akan mengahsilkan energi listrik. energi listrik dilairkan ke pemukiman penduduk melalui jaringan kabel kabel. energi listrk sampai ke masyarakat dan dimanfaatkan untuk menghidupkan peralatan listrik seperti lampu, kipas angin, TV dan alat rumahtangga lainnnya. 

Selain air, energi listrik juga dihasilkan dari : 
1. Angin (Bayu) yang disebut Pembakit Listrik Tenaga Bayu (PLTB)
Kincir angin merupakan media utama yang difungsikan untuk menggerakkan turbin.  PLTB di Indonesia terdapat di Sindereng Rappang (Sidrap) Sulawesi Selatan 

PLTB sidrap Sulawesi Selatan
(okezon.com)


2. Uap yang disebut Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)
dihasilkan dari berbagai bahakn bakar untk menghasilkan uap seperti batu bara dan minyak. PLTU di Indonesia terdapat di Paiton Kabupaten Probolinggo Jawa Timur



3. Panas Bumi yang disebut Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) 
dihasilkan dari panas bumi dengan cara mengebor tanah di daerah yang berpotensi memiliki panas bumi. Lubang yang dibor akan menghasilkan panas yang digunakan sebagai upa untuk memutar turbin. PLTP yang ada di Indonesia PLTP Sibayak ( sumatra utara) , PLTP Sarulla (Sumatra Utara), PLTP Wayang Windu (Pangalengan, Bandung), PLTP Darajat (Garut Jawa barat)

PLTP Wayang Windu

4. Surya (Cahaya matahari) yang disebut Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)
Sebagai sumber energi alternatif, cahaya matahari dimanfaatkan untuk menhasilkan tenaga Listrik. Alat untuk menampung tenaga cahaya matahari dinamakan sel surya



latihan soal

1. Sebutkan peran air dalam PLTA!
2. Sebutkan sumber energi yang mampu mennghasilkan listrik! 
3.Tuliskan PLTA yang ada di Indonesia!
4. Tuliskan PLTU yang ada di Indonesia!
5. Jelaskan cara kerja Pembangkit Listrik tenaga Air!


bacaan serupa macam macam energi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Langkah-Langkah Efektif Menyusun PTK di Sekolah Dasar: Dari Refleksi Menuju Perubahan Nyata

  1. Pendahuluan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan salah satu bentuk penelitian yang dilakukan oleh guru di kelasnya sendiri dengan tujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan praktik pembelajaran. Menurut Kemmis dan McTaggart (1988), PTK adalah “a form of self-reflective inquiry undertaken by participants in order to improve the rationality and justice of their own educational practices” . Artinya, guru tidak hanya menjadi pengajar tetapi juga peneliti yang merefleksikan praktiknya agar pembelajaran menjadi lebih efektif dan bermakna bagi siswa. 2. Identifikasi Masalah Langkah awal dalam menyusun PTK adalah mengidentifikasi masalah yang muncul di kelas. Masalah tersebut biasanya berupa kesulitan belajar siswa, rendahnya motivasi, atau metode pembelajaran yang kurang efektif. Arikunto (2019) menjelaskan bahwa “masalah dalam PTK harus bersumber dari pengalaman nyata guru dalam proses pembelajaran dan dapat dipecahkan melalui tindakan yang dirancang secara sistematis.” Denga...

Penelitian Kuantitatif: Pendekatan, Ciri, dan Penerapannya dalam Dunia Pendidikan

 Penelitian kuantitatif merupakan pendekatan ilmiah yang digunakan untuk mengkaji fenomena dengan cara mengukur dan menganalisis data numerik. Menurut Sugiyono (2019), penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, dengan pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, serta analisis data bersifat statistik. Pendekatan ini menekankan objektivitas dan generalisasi hasil penelitian terhadap populasi yang lebih luas. Pendekatan kuantitatif berangkat dari paradigma positivistik yang menempatkan realitas sebagai sesuatu yang dapat diukur secara empiris dan terukur. Creswell (2014) menjelaskan bahwa penelitian kuantitatif digunakan untuk menguji teori dengan cara meneliti hubungan antarvariabel yang dapat diukur menggunakan instrumen dan dianalisis dengan prosedur statistik. Dengan demikian, peneliti kuantitatif berusaha menemukan hukum-hukum umum yang berlaku secara luas melalu...

Strategi Sekolah dalam Mendukung Kesehatan Mental Siswa

  Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam perkembangan anak dan remaja, terutama di lingkungan sekolah. Sekolah tidak hanya berperan sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter dan kesejahteraan psikologis siswa. Menurut World Health Organization (WHO, 2020), kesehatan mental adalah kondisi kesejahteraan di mana individu menyadari kemampuan dirinya, dapat mengatasi tekanan hidup secara wajar, bekerja secara produktif, serta mampu berkontribusi bagi lingkungannya. Dalam konteks pendidikan, kesehatan mental menjadi faktor kunci bagi keberhasilan belajar dan pembentukan kepribadian siswa. Salah satu strategi utama sekolah dalam mendukung kesehatan mental siswa adalah menciptakan iklim sekolah yang positif dan suportif . Iklim sekolah yang aman, ramah, dan penuh penerimaan dapat mengurangi tingkat stres dan kecemasan siswa. Cohen et al. (2009) menyatakan bahwa iklim sekolah yang positif meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses be...