Langsung ke konten utama

Materi kelas 4 SD tentang Indra penglihatan

Satu ruang kelas kembali hadir, kali ini akan membahas tentang indera penglihatan




mata sebagai indera penglihatan mempunyai fungsi yang sangat penting. Yuks kita kenal lebih dekat bagian bagian mata

Mata bagian luar terdiri atas
1. Alis mata berfungsi melindungi mata dari air atau keringat yang menuju ke mata
2. kelopak mata berfungsi menutup bola mata, membuat mata berkedip, membasahi mata, menggiring kotoran keluar mata, dan mengistirahatkan mata dari terppaan cahaya
3. bulu mata berfungsi untuk me,indungi mata dari debu

Mata bagian dalam 
1. Otot mata berfungsi untuk menambatkan bola mata pada dinding dalam rongga mata dan menggerakkan bola mata
2. iris berfungsi untuk mengatur besar kecilnya pupil serta memberi warna mata
3. pupil berfungsi untuk mengatur banyaknya cahaya yang masuk ke mata 
4. sklera merupakan lapisan terluar yang sangat kuat dan berwarna putih, bagian sklera berwarna bening disebut kornea yang berfungsi untuk menerima dan meneruskan cahay yang masuk ke mata  
5. lensa mata berbentuk cembung dan bening serta terletak di belakang iris. Lensa mata berfungsi untuk meneruskan dan memfokuskan agar cahaya jatuh tepat di retina
6. koroid merupakan lapisan tengah yang mengandung banyak pembuluh darah
7. retina merupakan lapisan terdalam bola mata yang mengandung sel sel pennglihatan. Bagian retina yang sangat peka terhadap cahaya disebut bintik kuning, sedangkan bagian yang tidak peka terhadap cahaya disebut bintik buta.
8. Saraf mata berfungsi untuk meneruskan rangsang cahaya yang diterima sel sel reseptor ke susunan saraf pusat di otak.


sumber referensi


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Langkah-Langkah Efektif Menyusun PTK di Sekolah Dasar: Dari Refleksi Menuju Perubahan Nyata

  1. Pendahuluan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan salah satu bentuk penelitian yang dilakukan oleh guru di kelasnya sendiri dengan tujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan praktik pembelajaran. Menurut Kemmis dan McTaggart (1988), PTK adalah “a form of self-reflective inquiry undertaken by participants in order to improve the rationality and justice of their own educational practices” . Artinya, guru tidak hanya menjadi pengajar tetapi juga peneliti yang merefleksikan praktiknya agar pembelajaran menjadi lebih efektif dan bermakna bagi siswa. 2. Identifikasi Masalah Langkah awal dalam menyusun PTK adalah mengidentifikasi masalah yang muncul di kelas. Masalah tersebut biasanya berupa kesulitan belajar siswa, rendahnya motivasi, atau metode pembelajaran yang kurang efektif. Arikunto (2019) menjelaskan bahwa “masalah dalam PTK harus bersumber dari pengalaman nyata guru dalam proses pembelajaran dan dapat dipecahkan melalui tindakan yang dirancang secara sistematis.” Denga...

Ki Hajar Dewantara

Mengenal Ki Hajar Dewantara Ki Hajar Dewantara yang lahir dengan nama Raden mas Soewardi Soerjaningrat pada 2 Mi 1889 di Yogyakarta, berasal dari keluarga ningrat Keraton Yogyakarta. Sebagai bagian dari keluarga bangsawan, ia berkesempatan mendapatkan pendidikan yang baik, berbeda dengan sebagian besar rak Indonesia pada masa penjajahan Belanda. Dimasa kecilnya, soewardi mengenhyam pendidikan di sekolah Belanda (ELS, europeesche Lagere School) yang kemudian memberinya akses terhadap pemikiran barat serta wawasan tentang ketidakadilan sosial yang dialami rakyat Indonesia. Pendidikan yang ia terima sejak dini ini menjadi landasan penting bagi perkembangan pemikirannya di masa depan. Memasuki masa remaja, Raden Mas Soewardi Soerjaningrat melanjutkan pendidikannya di STOVIA (School tot Opleiding van Inlandsche Artsen), sekolah kedokteran untuk pribumi di Batavia. Meskipun berkesempatan menempuh pendidikan di sekolah yang bergengsi, Soewardi muda tidak menyelesaikan studinya di bidang kedok...

Penelitian Kuantitatif: Pendekatan, Ciri, dan Penerapannya dalam Dunia Pendidikan

 Penelitian kuantitatif merupakan pendekatan ilmiah yang digunakan untuk mengkaji fenomena dengan cara mengukur dan menganalisis data numerik. Menurut Sugiyono (2019), penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, dengan pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, serta analisis data bersifat statistik. Pendekatan ini menekankan objektivitas dan generalisasi hasil penelitian terhadap populasi yang lebih luas. Pendekatan kuantitatif berangkat dari paradigma positivistik yang menempatkan realitas sebagai sesuatu yang dapat diukur secara empiris dan terukur. Creswell (2014) menjelaskan bahwa penelitian kuantitatif digunakan untuk menguji teori dengan cara meneliti hubungan antarvariabel yang dapat diukur menggunakan instrumen dan dianalisis dengan prosedur statistik. Dengan demikian, peneliti kuantitatif berusaha menemukan hukum-hukum umum yang berlaku secara luas melalu...