Setiap siswa memiliki cara unik dalam memahami dan mengingat informasi yang diterimanya. Cara khas ini dikenal dengan istilah gaya belajar . DePorter dan Hernacki (2010) mendefinisikan gaya belajar sebagai kombinasi cara seseorang dalam menyerap, mengatur, dan mengolah informasi. Artinya, gaya belajar tidak hanya terbatas pada cara siswa menerima informasi, tetapi juga bagaimana mereka memproses dan menerapkannya dalam konteks nyata. Pemahaman guru terhadap hal ini menjadi kunci penting untuk menciptakan pembelajaran yang efektif dan bermakna. Salah satu model yang paling dikenal adalah model VAK (Visual, Auditory, Kinesthetic) yang dikembangkan oleh Fleming (2001). Siswa dengan gaya belajar visual lebih mudah memahami informasi melalui gambar, warna, dan bentuk; siswa auditori menyerap informasi lebih baik melalui pendengaran dan diskusi; sedangkan siswa kinestetik memahami pelajaran melalui gerakan, praktik, atau pengalaman langsung. Guru yang peka terhadap variasi ini dapat m...
menempa diri meraih prestasi